Umat muslim marilah kita kembali kepada suatu ketetapan yang sama dimana tidak ada perbedaan diantara kita kitab Al Qur’an Kebenaran yang sebenar - benarnya. CP - Alfurqan : 08170-333-6667 / 081330402023
RSS
 

PERJUANGAN GKW MENGHADAPI KEDZALIMAN PENGUASA NEGERI INI

Assalammualaikum wr wb,

Data pribadi   :

Nama : Gatot Kusuma Wardana .

Alamat  : Kebraon Indah Permai Blok I no 31 ,Surabaya

Temp /tgl lahir : Malang, 5 Juni 1971 .

Pekerjaan : Pimpinan CV. Surya Media Perdana

Contact : 081703336667 / 081331141115.

Aku anak ke 6 dari 8 bersaudara, dimana sejak kecil aku telah menjadi seorang anak yatim. Ketika masih kecil aku tinggal di kota Malang diasuh oleh nenek sedang ibuku bekerja di Surabaya. Kehidupan keluargaku  yang sangat kekurangan dalam segi  financial menjadikan aku lulus SLTA tapi  tidak dapat mengambil ijazahku (“ Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar “. Qs Al Baqarah ; 155 ).  Saat usia  30 tahun Allah mengangkat derajatku diberinya aku karunia harta akan tetapi  pada saat itu juga Allah memanggil orang tuaku satu – satunya /ibuku. Penyesalanku adalah mengapa aku tidak diberi  kesempatan  untuk dapat membahagiakan ibuku. Itulah takdir Allah yang harus aku jalani dengan sabar dan penuh kepasrahan.  Sejak kecil aku tidak pernah mengenyam pendidikan agama Islam dan aku sama sekali tidak mengenal ayat – ayat Al Qur’an kecuali yang aku dapatkan dari bangku sekolah (“ Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya sesuatu kitab pun dan kamu tidak pernah menulis suatu kitab dengan tangan kananmu…”. Qs Al Ankabut ; 48).  Saat ini usiaku 39 tahun dan sudah hampir 3 tahun ini aku tinggalkan  gemerlapnya kehidupan dunia yang penuh dengan kepalsuan dan kemunafikan.  Aku masuki dunia baru yang sangat bertolak belakang dengan kehidupan masa laluku dan semua itu  karena karunia Allah yang aku tidak pernah sedikitpun mengharapkannya (“ Dan kamu tidak pernah mengharap agar Al Quran diturunkan kepadamu, tetapi ia (diturunkan) karena suatu rahmat yg besar dari Tuhanmu…“. Qs Al Qasas ; 86).  Kejadian itu  bermula  ketika Allah  memberi  aku  karunia  kepahaman  tentang      Al Qur’an dan As sunnah (“ Demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al-Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al-Qur’an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al-Qur’an itu cahaya, yg Kami tunjuki dengan dia siapa yg Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus “. Qs Asy Syura ; 52). Aku hanya menyampaikan amanah yang telah diberikan Allah kepada mereka yang beriman serta memberi peringatan kepada mereka yang kafir dengan kitab – kitab Allah akan datangnya azab Allah.  Meski aku tahu umat Islam Indonesiatidak akan percaya kepadaku dan  bahkan mereka menganggap aku orang gila, karena begitulah sunnah Allah  ( ” Atau apakah patut mereka berkata : “Padanya ada penyakit gila”. Sebenarnya dia telah membawa kebenaran kepada mereka dan kebanyakan mereka benci akan kebenaran itu “.Qs Al Mu’minun ; 70) . Maka hanya umat Islam Indonesia yang berakallah yang dapat mengambil manfaat dari kejadian pada diriku (“ Allah menganugerahkan Al hikmah (kefahaman yg dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yg dikehendaki-Nya. dan barangsiapa yg dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yg banyak. Dan Hanya orang-orang yg berakallah yg dapat mengambil pelajaran ”. Qs Al Baqarah ; 269) Aku tidak mempermasalahkan perbedaan pada umat Islam dalam hal syariat /tata cara melaksanakan rukun Islam (sholat, zakat, puasa dan haji) karena itu adalah khilafiah. Umat Islam wajib beriman (yakin dan percaya) dengan ajaran Nabi Muhamad tersebut dan yang lebih utama adalah mereka bertaqwa kepada Allah yaitu dengan mengembalikan ketaatan kepada hukum – hukum yang telah ditetapkan Allah di dalam Al Qur’an (“ Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Qur’an) dengan membawa kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya ”. Qs Az Zumar ; 2). Dengan bukti – bukti karunia ilmu Allah, pemahaman kitab – kitab Allah  dan Al Qur’an mulailah aku keliling pulau Jawa untuk berdakwah (“ keterangan-keterangan dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Qur’an, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan ”. Qs An Nahl ; 44). Dalam berdakwah dan menolong sesama  semua aku lakukan dengan tanpa imbalan /gratis (“ Aku tidak meminta upah sedikitpun kepadamu atas dawahku dan bukanlah aku termasuk orang yang mengada – adakan “, Qs Sad ; 86).  Sebab aku tahu hukuman Allah bagi mereka yang berdakwah dengan menerima imbalan (“ Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al Kitab (Taurot, Injil, dan Al Qur’an) dan MENJUALNYA dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan kedalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak akan mensucikan mereka …”. Qs Al Baqarah ; 174). Karena apa yang telah dikaruniakan Allah kepadaku (AL Qur’an) berbeda dengan apa yang telah dipahami oleh umat Islam dan pengetahuan masyarakat pada umumnya (” Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang – orang yang ada di muka bumi ini niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka itu tidak lain hanyalah berdusta dan mengikuti persangkaannya belaka “. Qs Al An’am ; 116). Tentu sangat tidak mudah atau bahkan tidak mungkin aku dapat merubah pemahaman aqidah umat Islam Indonesia yang sudah terlanjur salah dan membudaya tersebut. Berbagai ulama aku datangi dan aku peringatkan kepada mereka untuk kembali kepada hukum – hukum Al Qur’an ( “ Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam menjalankan agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus ”.Qs Al Bayinah ; 5), tapi hasilnya sia – sia belaka hal ini disebabkan mereka berat untuk meninggalkan apa yang telah mereka raih di dunia ini. Mereka sudah tidak lagi peduli dengan kebenaran dan keselamatan umat Islam ( “ Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa)”; “ Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar “. Qs Al Mu’minun ; 55, 56 ).  Karena upayaku kepada para ulama mengalami kegagalan maka jalan satu – satunya adalah menjadikan umat Islam mengerti hukum – hukum Al Qur’an. Aku putuskan untuk  merubah cara dakwahku yaitu dengan  mengajarkan Al Qur’an dan menyebarkan buletin/selebaran yang berisikan petunjuk serta hukum – hukum Allah ke semua masjid, pondok pesantren dan umat Islam di seluruh Indonesia.  Aku tidak peduli meski berbagai cemoohan, fitnahan, ancaman dan  permasalahan  yang terjadi pada diriku akibat penolakan dari para ulama dan umat Islam atas  firman – firman Allah yang aku sampaikan (” Sesungguhnya Kami mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu .Janganlah kamu bersedih hati karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu akan tetapi orang – orang yang zalim itu mengingkari ayat – ayat Allah “.    Qs Al An’am ; 33).  Karena semua itu disebabkan minimnya pengetahuan umat Islam dengan petunjuk dan hukum – hukum     Al Qur’an serta kesalahan  umat Islam Indonesia dalam memahami : kafir, musyrik, syirik, sesat, haram, beriman dan bertaqwa. Dimana  petunjuk dan hukum–hukum dalam beraqidah Islam serta pemahaman istilah – istilah tersebut telah disesatkan oleh para ulama. Sehingga diantara akibatnya adalah munculnya banyak permasalah tindak kekerasan dan terorisme yang dilakukan oleh umat Islam (Indonesia). ——————————————————————————————————————-

GKW ditahan di Polres Situbondo

Assalamualaikum Wr. Wb Menyerukan kebenaran di jaman Jahilliyah seperti sekarang ini bukanlah hal yang mudah dimana banyak orang terlena dengan harta dan jabatan.  Inilah ujian yang harus saya hadapi di dalam perjuangan saya untuk menegakkan hukum-hukum Allah (al qur’an) bagi umat Islam Indonesia.  Seruan dan peringatan untuk umat Islam dan bangsa Indonesia tersebut saya tuangkan di dalam selebaran yang berjudul ”Indonesia negara musyrik, para pemukanya kafir dan rakyatnya tersesat ”. Dimana kemudian selebaran tersebut dijadikan sebagai alat bukti untuk menjerat saya dengan dakwaan melakukan tindakan pidana penghinaan terhadap pemerintah Negara Indonesia dan penistaan terhadap agama Islam.   Adapun kronologis kejadian hingga terjadinya penahanan terhadap saya di Polres Situbondo adalah sebagai berikut : 6 November 2011 : Beberapa jamaah kami  sebagaimana biasa berencana menyebarkan  selebaran tersebut datangi oleh prajurit jaga Kodam V Brawijaya dan dilarang menyebarkan bulletin tersebut di Lapangan Kodam V Brawijaya Surabaya.  Jemaah kami akan menyebarkannya setelah selesai sholat idhul adha, sebelum niat tersebut terlaksana jemaah kami di.  Jemaah kami yang merasa tidak melakukan sesuatu yang salah selain hanya menyampaikan kebenaran yang Haq kepada sesama umat muslim. Maka jemaah kami  mempertanyakan alasan  atas larangan tersebut?   Jawaban dari prajurit jaga mengatakan bahwa tulisan yang ada di dalam selebaran tersebut dapat meresahkan  masyarakat.  Maka terjadilah sedikit adu argumentasi antara jemaah kami dengan prajurit jaga, dan alhamdulilah permasalahan tersebut selesai setelah mereka bertemu dan mendapat penjelasan dari saya (GKW). Tidak berselang beberapa saat kemudian datanglah petugas kepolisian dari POLSEK WONOKROMO, mereka mengajak saya dan jamaah kami untuk pergi ke kantor POLSEK WONOKROMO untuk dimintai keterangan. Selama proses interview, datanglah bapak Moh. Salman dari Polrestabes Surabaya, yang kemudian beliau menawarkan diri untuk menjebatani pertemuan antara saya dengan MUI Jawa Timur.  Saya sudah menjelaskan kepada Bapak Salman bahwa sebelumnya sudah ada beberapa pihak yang berupaya  memediasi pertemuan saya dengan MUI Jatim tetapi  hal tersebut tidak pernah mendapatkan tanggapan.  Karena Bp. Salman bersikeras dan berani memberikan jaminan bahwa dengan mediasi dari beliau pertemuan tersebut akan terlaksana, karena beliau mempunyai hubungan yang sangat dekat dengan pengurus MUI Jatim.  Menghargai dan menuruti saran dari beliau, saya mengirimkan surat ke MUI Jatim pada tanggal 9 November 2011 (terlampir copy surat dibawah ini).  Dan beliau juga yang meminta saya dan jemaah untuk menunggu dan memberikan waktu 1(satu) bulan kepada MUI Jawa Timur untuk menjawab surat dari kami, dan selama masa itu kami dilarang melakukan kegiatan penyebaran selebaran di Surabaya. 22-24 November 2011: Saya pergi ke Tulungagung dalam rangka memenuhi panggilan dari Kasat Reskrim Bp. Paidi sehubungan dengan diamankanya jemaah kami, sdr.Doyok dan sdr. Teguh ketika mereka sedang menyebarkan selebaran di Probolinggo.  Karena selama pemeriksaan di Polres Pobolinggo, Kapolres Probolinggo menelepon ke Kapolres Tulunggagung untuk menindak lanjuti masalah ini.  Sehingga pada malam itu juga semua jamaah kami yang tinggal di Tulungaggung dipanggil dan diperiksa di Polres Tulungagung.  Saya merasa mempunyai kewajiban untuk membela dan memenuhi panggilan dari Polres Tulungagung sehubungan dengan hal tersebut. Keesokan harinya sdr.Doyok dan sdr. Teguh dibebaskan, kemudian jemaah kami melanjutkan jihatnya menyebarkan selebaran ke Situbondo, dan disanalah kembali jemaah kami diamankan oleh Polisi dan dibawa ke Polres Situbondo. 24 November 2011: Sepulang dari Tulungagung saya mendapatkan telpon dari sdr. Doyok yang mengabarkan bahwa dia sekarang berada dalam tahanan Polres Situbondo dan mengatakan bahwa status mereka sekarang bukan lagi hanya untuk diperiksa tetapi sudah meningkat menjadi tersangka. 25 November 2011: Mendengar kabar tersebut, saya putuskan untuk datang ke Situbondo dengan itikad baik untuk memberikan penjelasan kepada pihak Reskrim Situbondo.  Diluar dugaan yang terjadi adalah mereka juga menahan saya dengan tuduhan Penghinaan terhadap pemerintah Indonesia, menghasut dan menimbulkan kebencian.  Selanjutnya saya di introgasi dan diproses sebagai tersangka, selama proses pemeriksaan pihak kepolisian Situbondo meminta saya untuk mengakui bahwa apa yg saya sampaikan melalui selebaran dan tindakan saya selama ini adalah salah.  Saya menolak dan bersikukuh bahwa apa yang saya lakukan tidak salah karena apa yang saya tuliskan semua bersadarkan petunjuk dan hukum-hukum Allah yang ada didalam  Al qur’an.  Apapun penjelasan dan bukti-bukti yang saya tunjukan sama sekali tidak dihiraukan, dan saya tetap dimasukan ke dalam tahanan Polres Situbondo dengan tuduhan pasal-pasal yang terkesan dipaksakan dan dengan bukti minim yang tidak cukup kuat untuk mendukung pasal tuduhan tersebut.  Bagaimanapun juga mereka adalah pihak yang berkuasa, saya hanyalah rakyat biasa yang tidak memiliki kemampuan dan kekuasaan untuk menolak tuduhan tersebut 30 November 2011: Ketika saya masih berada dalam tahanan Polres Situbondo, tiba-tiba Ormas Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) beserta MUI Jatim datang menggrebek rumah saya pada pukul 14:00WIB.  Kejadian tersebut mengakibatkan anak dan keluarga saya mengalami trauma dan ketakutan.  Sungguh suatu tindakan yang sangat disayangkan karena ajakan/itikad baik saya untuk berdiskusi ternyata dijawab oleh MUI Jatim dengan tindakan anarkis dan tidak beradab serta memalukan bagi umat Islam.  Kalau memang apa yang saya sampaikan dianggap sesat atau salah, mereka (MUI Jatim dan GUIB) seharusnya mau secara terbuka berdiskusi dengan saya dan menjelaskan dimana letak kesalahan dan kesesatan ajaran saya. Kami beriman kepada as sunnah (ajaran) Nabi Muhammad dan taat kepada al qur’an.  Tetapi kami tidak beriman kepada hadist karena tidak ada perintah Allah (di dalam al qur’an) untuk beriman kepada hadist. Dalam penggrebekan tersebut banyak anggota GUIB atau MUI Jatim yang datang tidak mengetahui secara pasti apa tujuan dari penggrebekan tersebut.  Mereka hanya menerima sms atau telepon yang memerintahkan untuk datang ke rumah saya karena saya dituduh mengaku sebagai Nabi Palsu. Dan dalam penggrebekan tersebut pengurus GUIB dan MUI Jatim memaksa salah satu jamaah saya, Rusdy Alie RA, untuk menandatangani surat pernyataan dibawah ini : Tapi alhamdulilah saya bersyukur Allah masih melindungi keluarga saya, justu dengan kejadian ini menjadikan saya, keluarga, dan jamaah saya semakin bertambah keimanannya dan sabar dalam menghadapi semua ujian ini. Tidak ada dalam hati dan diri saya keinginan sedikitpun untuk menghina atau menghasut dan menistakan agama Islam dan Negara Indonesia.  Seruan dan peringatan saya di selebaran dengan judul ”Indonesia negara musyrik, para pemukanya kafir dan rakyatnya tersesat ” adalah suatu kenyataan yang terjadi hingga saat ini pada Bangsa Indonesia dan umat Islam Indonesia berdasarkan petunjuk-petunjuk dan hukum-hukum Allah yang ada di dalam Al qur’an.  Dimana seruan dan peringatan tersebut saya tuliskan/salin didalam selebaran dengan apa adanya ayat (sebagaimana yang tertulis di dalam al qur’an tanpa ada penambahan, pengurangan atau penafsiran sedikitpun). Sebagai rakyat Indonesia dan sebagai sesame umat muslim, saya berkewajiban untuk menyerukan dan memberikan peringatan kepada umat Islam Indonesia pada khususnya dan rakyat Indonesia pada umumnya tentang kebenaran, apalagi kebenaran tersebut adalah kebenaran yang Haq.  Kerena hal itu merupakan amanah bangsa Indonesia dan perintah Allah sebagaimana yang tersebut didalam: 1.  PANCASILA •    Sila Pertama – Ketuhanan Yang Maha Esa, butir ke- (1)   Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. (2)   Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab •    Sila Kedua – Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, butir ke- (8) Berani membela kebenaran dan keadilan. 1.    2. AL QUR’AN •    QS. Ali Imran; 102 ”Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam” QS. Ali Imran; 103 “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni’mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni’mat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk” QS. Ali Imran; 104 “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung”. •    QS Al An-am; 70 “Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quraan itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa’at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu”. Menegakkan kebenaran dan bertaqwa kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa merupakan amanah bangsa Indonesia dan perintah Allah. Saya yakin hanya dengan kembali dan melaksanakan hukum-hukum Allah (al qur’an) dan Pancasila akan menjadikan Indonesia menjadi Negara yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.  Dan akan menghantarkan Indonesia menjadi “Mercusuar Dunia” sebagaimana dahulu di ucapkan oleh bapak President pertama kita bapak Soekarno. Dari uraian diatas, benarkah apa yang saya perbuat dapat dikatagorikan sebagai suatu penghinaan dan penistaan terhadap agama Islam dan Negara Indonesia ?. Semua saya serahkan kepada anda untuk menilainya. Terima kasih. Wassalamualaikum GK Wardana

HEADLINE NEWS

Setelah 50hari kami ditahan di Polres Situbondo, akhirnya pada tgl 9 Januari 2012 team lawyer kami mengajukan gugatan praperadilan terhadap Polres Situbondo dengan dasar bahwa penahanan saya adalah tidak benar dan menyalahi prosedure yang ada dan juga pasal-pasal yang digunakan untuk menjerat saya adalah pasal yang sudah tidak berlaku dan dipaksakan sebagaimana pasal 154 KUHP yang telah dicabut oleh keputusan Mahkamah Konstitusi RI no. 6/PUU-V/2007 tgl. 17 Juli 2007, pasal 160 KUHP dan pasal 156 a. Pada tanggal 10 Januari 2012 team pengacara kami mendapatkan jawaban dari pihak Pengadilan Negeri Situbondo bahwa sidang praperadilan  akan digelar pada hari Jum’at tgl. 13 Januari 2012 pukul 9:00 WIB.  Selama kurun waktu 2 hari menjelang sidang, team pengacara kami memberitahukan bahwa mereka telah mendapatkan banyak tekanan dan ancaman baik dari pihak Kepolisian, Pemerintah Daerah maupun Ulama di Situbondo.  Mereka dipaksa untuk mencabut gugatan praperadilan tsb dan dilarang menjadi penasehat hukum kami, karena begitu kuat dan besarnya intimidasi yang diterima maka pada tanggal 12 Januari 2012 team pengacara kami mencabut gugatan praperadilan tersebut dan mengundurkan diri sebagai penasehat hukum kami.

Maka kami pun berusaha mencari ganti pengacara untuk mengajukan kembali gugatan praperadilan tersebut, dengan harapan kebenaran dan keadilan dapat terungkap sehingga masyarakat mengetahui bahwa apa yang saya tuliskan dalam selebaran tersebut adalah benar adanya.  Dimana kerusakan moral aparat negara dan kehancuran bangsa Indonesia ini adalah dikarenakan rakyat Indonesia telah jauh dari Al Qur’an dan Pancasila. Setelah saya mendapatkan pengacara pengganti maka kamipun mengajukan kembali gugatan praperadilan kami. Tapi sayang usaha kami terlambat karena berkas perkara kami telah dinyatakan P21 oleh pihak  kejaksaan dengan dakwaan kepada kami yaitu : pasal 160, 156a dan pasal 154. Dimana sebelumnya kami mendapat info dari petugas polres situbondo bahwa berkas perkara kami telah ditolak oleh kejaksaan sebanyak dua kali. Hampir 2 bulan lamanya kami di tahan di polres Situbondo hingga akhirnya kami dipindah ke rutan situbondo. Kurang lebih 80 hari kami berada dalam rutan Situbondo dan menjalani sandiwara persidangan. Karena di dalam persidangan pembuktian kebenaran dan fakta persidangan serta bukti-bukti sebenarnya telah diatur dan keadilan tidak berlaku dalam hukum persidangan di daerah ini. Lewat pengacara kami, apa yang akan terjadi di persidangan dapat saya ketahui satu minggu sebelumnya selama persidangan. Semua pertanyaan selalu saya jawab berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an ( hukum-hukum Allah ) , tetapi semua itu tidak ada gunanya karena dalam persidangan hanya uang yang dapat mengatur dan menentukan kesalahan serta hukuman seseorang. Inilah kenyataan yang ada di daerah yang disebut sebagai kota “santri”, sebagai cerminan dari keadaan yang terjadi di negeri ini.

Di persidangan kami didakwa melanggar pasal 156a ( penistaan agama ) dengan tuntutan hukuman 3 tahun. Inilah cara para pemuka agama Islam dan penguasa yang kafir di negeri ini untuk menghentikan perjuangan saya dalam menegakkan hukum-hukum Allah ( Al-Qur’an ). Mereka berkonspirasi dengan cara memasukkan saya ke dalam pusaran hukum negeri ini, saat ini kami menunggu jatuhnya putusan ( vonis ) yang akan dibacakan pada tanggal 16 april 2012. ” Ya Tuhanku sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur’an ini suatu yang tidak diacuhkan dan aku telah dikalahkan, oleh sebab itu tolonglah aku “. tidak ada yang dapat saya lakukan lagi saat ini kecuali hanya menunggu datangnya pertolongan Allah sebagaimana firmanNya ( “ Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu sebagaimana halnya orang-orang sebelum kamu ?. Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan ( dengan bermacam-macam cobaan ) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya : “Bilakah datangnya pertolongan Allah ? .” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat ”.Qs Al Baqarah ; 214. ). Inilah takdir yang harus saya jalani sebagaimana petunjuk Allah di dalam firmanNya: ( “ Dan sesungguhnya Al Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, ”.” Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al Amin (Jibril), ”.”  ke dalam hatimu agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, “.” Dengan bahasa arab yang jelas “.” Dan sesungguhnya Al qur’an itu benar-benar ( tersebut ) dalam kitab-kitab orang terdahulu. ”.” Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya ? ”.” Dan kalau Al Qur’an itu kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab, “.” Lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya. “.” Demikianlah kami masukkan Al Qur’an ke dalam hati orang-orang yang durhaka. “.” Mereka tidak beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih, “.” Maka datanglah azab kepada mereka dengan mendadak, sedang mereka tidak menyadarinnya, “.Qs Asy Syuara ;192 – 202). Sudah menjadi kehendak Allah bahwa, tidak akan ada seorangpun yang dapat memperbaiki kerusakan moral dan kesesatan yang terjadi pada bangsa ini selain Allah. Kekacauan atau permasalahan dan bencana yang terus menerus terjadi pada bangsa Indonesia adalah cara Allah mengazab bangsa ini. Allah berfirman ( “ Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka mencari pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu ( hai para muslimin ) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan oleh Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar. “.Qs Al Anfal ; 73 ). Dengan azab itulah Allah membinasakan orang-orang yang tidak beriman dari negeri Indonesia tercinta ini. Allah berfirman ( “ Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta’ati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan kami), kemudian kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. “.Qs Al Isra ; 16)

Leave a Reply

 
 
  1. Регистрация ООО

    December 17, 2011 at 4:48 pm

    Great article, man! I’m really very-vey much enjoy your blogging! Your posts are super amazing and interesting! You have your own cool style and you should improve your skills I think. 1 to you. Good luck man!

     
  2. Naughty Lingerie

    December 17, 2011 at 5:52 pm

    I truly like your writing style, amazing info, thankyou for posting : D.

     
  3. UGGs on Sale

    February 29, 2012 at 4:42 am

    I’m impressed, I ought to say. Genuinely rarely do I encounter a weblog that?ˉs both educative and entertaining, and let me tell you, you may have hit the nail on the head. Your notion is outstanding; the issue is a thing that not enough individuals are speaking intelligently about. I’m very happy that I stumbled across this in my search for something relating to this.

     
  4. UGGs Boots on sale

    February 29, 2012 at 6:43 am

    I totally consent with your issues. We all obtain a benefit from this excellent article. This internet site is good. I have learned a quantity of things from here. Many thanks.

     
  5. invest liberty reserve

    February 29, 2012 at 7:21 am

    Hey There. I found your blog using msn. This is a really well written article. I will make sure to bookmark it and return to read more of Tertuduh Nabi Palsu Indonesia . Thanks for the post. I will certainly comeback.

     
  6. fajne strony

    February 29, 2012 at 7:39 am

    All the information that I found here allowed me to understand many things

     
  7. UGGs Boots on sale

    February 29, 2012 at 8:20 am

    Youre so cool! I dont suppose Ive read something like this prior to. So good to find somebody with some original thoughts on this subject. realy thank you for starting this up. this web site is something that is certainly necessary on the internet, somebody using a tiny originality. valuable job for bringing a thing new towards the internet!

     
  8. tertuduh

    February 29, 2012 at 12:04 pm

    i’m still working on my rss please be patient until it work normal.

     
  9. influx full lace wigs on sale

    February 29, 2012 at 12:32 pm

    I dicovered this is an helpful and funny write-up, so I think it is very helpful and knowledgeable. Thank you for the efforts you have made in writing this publication. I am hoping the various fantastic work from you in the future as well. practically your creative writing ability has encouraged me.

     
  10. tertuduh

    January 9, 2012 at 8:40 pm

    Sure… Tq

     
 

Videos, Slideshows and Podcasts by Cincopa Wordpress Plugin

Umat muslim marilah kita kembali kepada suatu ketetapan yang sama dimana tidak ada perbedaan diantara kita kitab Al Qur’an Kebenaran yang sebenar - benarnya. CP - Alfurqan : 08170-333-6667 / 081330402023